Gareth Bale Sulit Adaptasi
BERITA BOLA LIGA EROPA LIGA SPANYOL

Gareth Bale Sulit Adaptasi Meski Sudah Lama di Real Madrid

Gareth Bale Sulit Adaptasi

Dewatogel212 – Gareth Bale sulit adaptasi dengan tim judi online terpercaya Real Madrid meski sudah lama bermain untuk klub raksasa Spanyol tersebut. Sudah hampir enam tahun berseragam Los Blancos, Bale tetap kesusahan berbaur dengan pemain lainnya. Sebenarnya, Gareth Bale sendiri sudah cukup diterima oleh rekan-rekan setimnya terang Thibaut Courtois, sang kiper. Namun penghalang antara Bale dan rekan setimnya ada pada diri Bale sendiri.

Dilampir media sepakbola Spanyol, Courtois menyatakan kalau Gareth Bale adalah sosok pria penyendiri termasuk di ruang ganti judi bola Santiago Bernabeu. Rekannya sendiri mengatakan kalau dirinya lebih terobsesi pada dunia golf daripada berbaur dengan mereka.

Saking terobsesinya Bale pada permainan golf, ia bahkan menolak untuk makan malam bersama skuad togel online Los Blancos usai sesi latihan. Marcelo mengatakan bahwa Bale hampir tidak berbicara bahasa Spanyol sebagai bahasa pengantar saat berada ditengah rekan-rekannya.

Dalam sebuah wawancara dengan media casino online Belgia, Courtois sempat ditanya tentang rekan setimnya di Real Madrid. Ia menyebut Sergio Ramos sebagai pemimpin, Marcelo dengan Samba-nya yang artistik dan Luka Modric sebagai jenius. Tapi ketika ditanya tentang Bale, Courtois menjawab : “Pegolf ! Rasanya sangat sulit menggambarkan Bale dalam satu kata saja,” canda Courtois.

Gareth Bale Sulit Adaptasi
Gareth Bale Sulit Adaptasi

Komentar Thibaut Courtois tentang Gareth Bale

“Saya akan bilang kalau dia itu sebenarnya memiliki begitu banyak bakat, tetapi semua itu menjadi memalukan karena begitu sering bakatnya ditutup atau dihalangi sendiri. Ia kesulitan untuk bersinar.”

“Saya hidup seperti seseorang yang lahir dan dibesarkan di Real Madrid. Saya sanggup makan larut malam, pergi tidur menjelang pagi. Itu adalah cara hidup mereka juga. Malam kami harus dijalani dengan makan malam bersama seluruh skuad juga sebagai satu kesatuan poker online.”

“Tapi Gareth Bale dan Toni Kroos tidak mau datang. Mereka bisa dihitung datang telat saat kami ajak makan malam. Kami telah mengatur berada di restoran pada jam sebelas dan mulai makan setelahnya Pada tengah malam minum kopi bersama.”

“Kami 12naga baru beranjak tidur sekitar jam satu. Kita harus latihan lagi setiap pagi pukul sebelas. Saya pikir itu adalah waktu yang sempurna. Tapi Bale bilang ‘saya tidak bisa ikutan bergabung. Saya harus tidur jam sebelas malam,” sambungnya.

Hal itulah yang membuat Gareth Bale masih kesulitan untuk beradaptasi di skuad Real Madrid meski sudah berganti pelatih. Namun, pemain lainnya masih tetap bersedia menerimanya sebagai teman satu tim mereka. Bale sendiri sempat mengalami cedera saat masih bermain untuk situs judi online Real Madrid. Namun ia masih sanggup memenangkan Liga Champions empat kali, serta La Liga dan Piala Spanyol. Gol fantastis yang dicetaknya di final Liga Champions kontra Liverpool musim lalu menjadi kenangan tersendiri baginya.

Tinggalkan Balasan